EDUKASI KLASIFIKASI DISABILITAS BAGI MASYARAKAT DAN APARATUR SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN LAYANAN INKLUSIF

Penulis

  • Muh Rijal Universitas Bina Mandiri Gorontalo
  • Rosita Hidija
  • Yusra Sumarni Djafar
  • Apriyani Melani Putri
  • Moh. Juanda Wadipalapa

DOI:

https://doi.org/10.47918/4xa96r71

Kata Kunci:

disabilitas; layanan publik inklusif; edukasi masyarakat; pendataan disabilitas; stigma sosial

Abstrak

Disabilitas masih menghadapi berbagai hambatan dalam memperoleh layanan publik yang inklusif akibat rendahnya pemahaman masyarakat dan aparatur mengenai klasifikasi disabilitas serta masih kuatnya stigma sosial terhadap penyandang disabilitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan aparatur Kelurahan Pauwo mengenai ragam disabilitas, prinsip layanan publik inklusif, serta pentingnya pendataan disabilitas sebagai dasar pengembangan layanan yang responsif dan berkeadilan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 30 Oktober 2025 di Kelurahan Pauwo, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango dengan melibatkan 26 peserta yang terdiri atas aparatur kelurahan dan masyarakat umum. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan andragogi melalui metode ceramah dan diskusi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait klasifikasi disabilitas fisik, sensorik, intelektual, mental, dan autisme, serta meningkatnya kesadaran mengenai pentingnya layanan publik yang nondiskriminatif, aksesibel, dan menghormati martabat penyandang disabilitas. Selain itu, kegiatan ini berhasil membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk mengurangi stigma sosial terhadap penyandang disabilitas serta memperkuat kapasitas aparatur dalam pendataan disabilitas berbasis komunitas. Kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung pengembangan layanan publik inklusif yang lebih responsif,

Referensi

[1] N. Asmiati, A. Al Atsari, R. S. Anugrah, F. A. Az-zahra, and E. Bai, “Edukasi Pendataan Disabilitas sebagai Upaya dalam Meningkatkan Pemerataan Hak Warga Disabilitas di Desa Pasanggrahan,” Arch. J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 4, no. 2, pp. 260–267, 2025.

[2] K. E. Marsitadewi, “Analisis Peran Pemerintah Dalam Memberikan Pemenuhan Hak Pekerjaan Bagi Penyandang Disabilitas,” JPAP J. Penelit. Adm. Publik, vol. 8, no. 2, pp. 239–252, 2022, doi: 10.30996/jpap.v8i2.7345.

[3] F. T. Eldiva and R. R. Fitra, “Peningkatan Aksesibilitas dan Partisipasi Penyandang Disabilitas Melalui Program Edukasi dan Pelatihan Inklusif,” JPPKh Lect. J. Pengabdi. Pendidik. Khusus, vol. 3, no. 1, pp. 29–36, 2025, [Online]. Available: https://journal.unilak.ac.id/index.php/JPPKhLectura/article/view/27352

[4] K. Mulyani, M. Sahrul, and A. Ramdoni, “Ragam diskriminasi penyandang disabilitas fisik tunggal dalam dunia kerja,” Khidm. Sos. J. Soc. Work Soc. Serv., vol. 3, no. 1, pp. 11–20, 2022.

[5] UNICEF Indonesia, Memberdayakan Setiap Anak Merangkul Keanekaragaman dan Inklusi untuk semua: Analisis Lanskap tentang Anak Penyandang Disabilitas di Indonesia. Jakarta: UNICEF Indonesia, 2023. [Online]. Available: https://www.unicef.org/indonesia/id/disabilitas/laporan/analisis-lanskap-anak-dengan-disabilitas-di-indonesia

[6] M. Rijal and R. Hidija, “Profil Perkembangan Anak Autism Spectrum Disorder dan Implikasinya terhadap Layanan Konseling,” J. Pendidik. Sos. dan Konselin, vol. 3, no. 4, pp. 553–558, 2026.

[7] M. Rijal, Mumpuniarti, and M. A. A.M, “Integrating Gestalt Theory Concepts in Visual Perception Assessment for Children with Intellectual Disabilities,” J. Educ. Res. Eval., vol. 8, no. 2, pp. 328–337, 2024, doi: 10.23887/jere.v8i2.69127.

[8] Z. A. Sekarini and H. Inawan, “Deskriptif Literatur Review Diskriminasi Penyandang Disabilitas dalam Dunia Kerja,” J. Ilm. Nusant., vol. 1, no. 5, pp. 37–44, 2024.

[9] B. Martua, V. Sinaga, C. K. Sianturi, D. Gunawan, R. B. Tarigan, and S. M. B. Panjaitan, “Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Terhadap Hak-Hak Disabilitas Melalui Mini Project Ramah Disabilitas,” J. Pengabdi. Masy. Bid. Sos. dan Hum., vol. 2, no. 3, pp. 240–246, 2023, doi: 10.55123/abdisoshum.v2i3.1447.

[10] Y. Suvita, T. I. B. Manullang, S. Sunardi, and M. Supriatna, “Kelengkapan Sarana dan Prasarana dalam Mendukung Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif,” J. Pendidik. Kebutuhan Khusus, vol. 6, no. 2, pp. 155–164, 2022, doi: 10.24036/jpkk.v6i2.601.

[11] E. Ediyanto, W. D. Hastuti, and N. A. Rizqianti, “Identifikasi dan Asesmen Anak Berkebutuhan Khusus: Program Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Inklusi,” Yayasan Pus. Pendidik. Angstrom, vol. 1, no. 1, pp. 1–63, 2021, doi: https://educationcenter.id/ace-press/index.php/ojs/article/view/8.

Diterbitkan

2025-09-29

Terbitan

Bagian

Journal of Hulonthalo Service Society

Cara Mengutip

EDUKASI KLASIFIKASI DISABILITAS BAGI MASYARAKAT DAN APARATUR SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN LAYANAN INKLUSIF. (2025). Journal of Hulonthalo Service Society (JHSS) , 4(2), 104-115. https://doi.org/10.47918/4xa96r71