Pemanfaatan Explainer Video: Topik Meramu Obat Tradisional Bahan Kunyit Untuk Mengobati Asam Lambung

Penulis

  • Fitrah Tomu Universitas Bina Mandiri Gorontalo
  • Frezy Paputungan

DOI:

https://doi.org/10.47918/jhss.v2i2.1276

Kata Kunci:

Explainer Video, Turmeric, Stomach Acid

Abstrak

Salah satu manfaat kunyit adalah untuk mengobati asam lambung. Refluks asam lambung adalah kondisi medis dimana terjadi peningkatan produksi asam lambung di dalam lambung, yang dapat menyebabkan sakit maag, mual, muntah dan gangguan pencernaan lainnya. Kendala dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah kurangnya pemahaman masyarakat tentang cara meramu obat tradisional berbahan dasar kunyit sebagai obat asam lambung.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Desa Langge Kecamatan Tapa Kabupaten Bone Bolango tentang penggunaan obat tradisional kunyit untuk mengobati asam lambung. Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan pihak dari kantor desa, mahasiswa, dan masyarakat Desa Langge. Kegiatan ini dilakukan dengan melakukan sosialisasi melalui penggunaan video animasi explainer atau video penjelasan berupa animasi berbasis ilustrasi yang menjelaskan topik meramu ramuan kunyit tradisional untuk mengobati asam lambung.

Metode pelaksanaan yang perlu dilakukan mulai dari perencanaan/pengusulan sampai dengan pelaporan dalam rangkaian kegiatan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan berdiskusi tentang materi yang ingin disebarluaskan kepada masyarakat Desa Langge. Karena membahas tentang obat tradisional kunyit maka dilakukan penelusuran terlebih dahulu tentang kegunaan zat-zat yang terkandung didalamnya sehingga dapat digunakan sebagai obat tradisional. Setelah mendalami kegunaan kunyit dan zat-zat yang terkandung di dalamnya.

Referensi

Diterbitkan

2023-09-11

Terbitan

Bagian

Journal of Hulonthalo Service Society

Cara Mengutip

Pemanfaatan Explainer Video: Topik Meramu Obat Tradisional Bahan Kunyit Untuk Mengobati Asam Lambung. (2023). Journal of Hulonthalo Service Society (JHSS) , 2(2), 187-200. https://doi.org/10.47918/jhss.v2i2.1276