HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DENGAN PELAKSANAAN KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT WAKAI KABUPATEN TOJO UNA-UNA
DOI:
https://doi.org/10.47918/w494a624Keywords:
keselamatan pasien; pengetahuan; sikap; rumah sakit; perawat.Abstract
Keselamatan pasien merupakan indikator utama mutu pelayanan kesehatan yang bertujuan mencegah terjadinya cedera akibat kesalahan dalam proses pelayanan. Implementasi keselamatan pasien dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya pengetahuan dan sikap tenaga kesehatan. Rendahnya pemahaman serta sikap yang kurang mendukung terhadap budaya keselamatan pasien dapat meningkatkan risiko terjadinya insiden keselamatan pasien di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap petugas dengan pelaksanaan keselamatan pasien di Rumah Sakit Wakai Kabupaten Tojo Una-Una. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat di Rumah Sakit Wakai Kabupaten Tojo Una-Una sebanyak 32 orang yang seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil: Sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang (53,1%) dan sikap tidak patuh terhadap keselamatan pasien (56,2%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan pelaksanaan keselamatan pasien (p < 0,001). Selain itu, terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dengan pelaksanaan keselamatan pasien (p < 0,001). Pengetahuan dan sikap petugas berhubungan secara signifikan dengan pelaksanaan keselamatan pasien di Rumah Sakit Wakai Kabupaten Tojo Una-Una. Peningkatan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan, disertai penguatan budaya keselamatan pasien, perlu dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan terhadap implementasi keselamatan pasien dan meminimalkan terjadinya insiden keselamatan pasien.
References
[1] N. Dhingra-Kumar, S. Brusaferro, and L. Arnoldo, “Patient Safety in the World,” in Textbook of Patient Safety and Clinical Risk Management, WHO Patient Safety Flagship: A Decade of Patient Safety 2020–2030, Geneva, Switzerland: Springer International Publishing, 2020, pp. 93–98. doi: 10.1007/978-3-030-59403-9_8.
[2] M. A. Murashko, A. V Samoylova, and I. V Ivanov, “Patient safety as a national priority: from concept to implementation in Russian healthcare,” Natl. Heal. Care, vol. 6, no. 2, pp. 5–14, 2025, doi: 10.47093/2713-069X.2025.6.2.5-14.
[3] A. Resendes, M. I. Oliveira, C. Pereira, and V. Fonseca, “PORTUGUESE NATIONAL PLAN FOR PATIENT SAFETY 2021-2026,” Med. Law, vol. 41, no. 1, pp. 3–16, 2022, [Online]. Available: https://www.scopus.com/inward/record.uri?eid=2-s2.0-85139223122&partnerID=40&md5=4bf1356517bd3f67624b8ce1b6f82c38
[4] K. K. RI, “Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2017 tentang Keselamatan Pasien,” 2017, Indonesia.
[5] H. Biresaw, N. Asfaw, and F. Zewdu, “Knowledge and attitude of nurses towards patient safety and its associated factors,” Int. J. Africa Nurs. Sci., vol. 13, 2020, doi: 10.1016/j.ijans.2020.100229.
[6] H.-J. Jang and M.-H. Mo, “Patient safety management by nursing students,” Asia Life Sci., no. 1, pp. 391–402, 2018, [Online]. Available: https://www.scopus.com/inward/record.uri?eid=2-s2.0-85059305494&partnerID=40&md5=fd589fb8d72375411415a4d81ca9b608
[7] I. F. Setyowati, “Factors that influence the implementation of patient’s safety culture by ward nurses in district general hospital,” Enferm. Clin., vol. 29, pp. 300–303, 2019, doi: 10.1016/j.enfcli.2019.04.038.
[8] L. Suryani and F. B. M. Said, “Empowering the implementation of patient handover with increasing nurse knowledge and attitude at X general hospital Indonesia,” Malaysian J. Med. Heal. Sci., vol. 16, pp. 63–66, 2020, [Online]. Available: https://www.scopus.com/inward/record.uri?eid=2-s2.0-85099336384&partnerID=40&md5=4fd073183bdf4792469d581879fb4c2c
[9] R. Nur, L. Salmawati, S. Nutfa, S. Krisnasari, J. Rau, and N. S. Patui, “Knowledge, attitudes of nurses with implementation of patient safety in undata general hospital of central Sulawesi Province,” Indian J. Public Heal. Res. Dev., vol. 10, no. 12, pp. 1956–1960, 2019, doi: 10.37506/v10/i12/2019/ijphrd/192157.
[10] H. E. Nihayati, G. Gunawan, E. D. Wahyuni, S. W. Purwanza, and H. Arifin, “Attitude of Nurses Related to The Implementation of Patient Safety in The Intensive Care Unit,” J. Ners, vol. 14, no. 3 Special Issue, pp. 345–350, 2019, doi: 10.20473/jn.v14i3(si).17313.
[11] F. D. Anggraini and J. Ilyas, “Analysis of Staff Attitudes and Knowledge of Patient Safety at X Hospital, South Tangerang, Banten,” Media Publ. Promosi Kesehat. Indones., vol. 6, no. 4, pp. 595–604, 2023, doi: 10.56338/mppki.v6i4.3140.
[12] S.-Y. Chen, S.-H. Wang, Y.-M. Wang, Y.-W. Huang, and S.-C. Chi, “Strengthening resilience and patient safety in healthcare institutions during the COVID-19 pandemic: Experience from a quasi-medical center,” J. Formos. Med. Assoc., vol. 123, pp. S200–S206, 2024, doi: 10.1016/j.jfma.2024.09.035.
[13] Sugiyono, Quantitative, Qualitative, and R&D Research Methods. Bandung: Alphabeta, 2017.
[14] S. Notoatmodjo, Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta, 2014.
[15] J. D. T. Donsu, Psikologi Keperawatan. Yogyakarta: Pustaka Baru Press, 2017.
[16] M. Muslimin, Y. Y. Khasanah, R. Hikmat, and I. Faridasari, “Hubungan Pengetahuan dan Sikap Perawat dengan Pelaksanaan Keselamatan Pasien (Patient Safety) di Ruang Rawat Inap Bedah Rumah Sakit,” J. Kesehat., vol. 14, no. 1, pp. 59–69, 2023.
[17] Y. Çilhoroz and G. İlgün, “Examination of Nurses’ Attitudes About Patient Safety According to Sociodemographic Characteristics,” Sudan J. Med. Sci., vol. 17, no. 4, pp. 444–458, 2022, doi: 10.18502/sjms.v17i4.12544.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Health, Technology and Science (JHTS)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




