PEMERIKSAAN BAHAN TAMBAHAN PANGAN BERBAHAYA (BORAKS) PADA BAKSO DI KOTA GORONTALO
DOI:
https://doi.org/10.47918/jhts.v3i4.1045Kata Kunci:
Kata Kunci: Boraks, Bakso, BTPAbstrak
Saat ini, penggunaan boraks pada makanan atau bahan makanan sudah sangat sering dilakukan oleh beberapa produsen makanan seperti pada makanan jenis bakso, mie, kerupuk dan ikan kering. Fungsi boraks sebenarnya adalah digunakan industri non pangan sebagai bahan pembersih, pengawet kayu, bahan solder, antiseptic dan pengontrol kecoa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan boraks pada bakso yang dijual di Kota Gorontalo serta mencari hubungan antara pengetahuan dan sikap pedagang terhadap keberadaan kandungan boraks pada bakso yang dijualnya.
Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuailitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data primer berupa diperoleh dengan melakukan obsevasi awal dan wawancara, uji laboratorium disertai dokumentasi, serta data sekunder berupa data literatur dan kebijakan pemerintah tentang tambahan pangan. Jumlah sampel sebanyak 10 sampel, yang diambil dari 10 pedagang bakso di Kota Gorontalo.
Hasil penelitian yaitu delapan sampel bakso negatif atau tidak mengandung boraks dan terdapat dua sampel bakso positif atau mengandung boraks, hal in ditandai dengan terjadinya perubahan warna pada kertas kurkumin berubah menjadi kecoklatan jika hasilnya positif dan jika hasilnya negatif maka kertas kurkumin tersebut tidak terjadi perubahan warna.


