GAMBARAN KADAR HbA1c PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS DUNGALIYO
DOI:
https://doi.org/10.47918/jhts.v4i2.1104Kata Kunci:
Diabetes Melitus, Kadar HbA1cAbstrak
Diabetes Melitus merupakan penyakit gangguan metabolisme yang di tandai oleh kenaikan gula darah akibat penurunan sekresi insulin oleh sel beta pankreas dan ganguan fungsi insulin (resistensi insulin). Dengan mengukur glikohemoglobin (HbA1C) dapat diketahui berapa besar persentasi zat warna sel darah merah (hemoglobin) yang mengandung glukosa. Penlitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Kadar HbA1c Pada Penderita Diabetes Melitus di Puskesmas Dungaliyo.
Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang bersifat deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data primer berupa hasil penelitian pemeriksaan kadar HbA1c pada penderita diabetes melitus dan data sekunder berupa data-data dari kuesioner dan catatan rekam medic terhadap pasien diabetes mellitus di Puskesmas Dungaliyo. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling, dengan jumlah sampel 39 orang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 39 sampel yang di periksa kadar HbA1c pada penderita diabetes melitus, terdapat 35 sampel atau 89,7% yang kadar HbA1c nya abnormal. Sedangkan yang kadar HbA1c nya normal sebanyak 4 sampel atau 10,3%. Adapun saran yang disampaikan pada penderita Diabetes Mellitus yaitu dianjurkan supaya rutin kontrol kedokter dan memeriksakan kesehatan ke laboratorium dan lebih memerhatikan pola hidup yang baik sehingga mendapatkan pengendalian Diabetes Melitus yang baik.


