Formulasi Dan Uji Stabilitas Fisik Sediaan Hair Tonic Ekstrak Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa Blimbi L.)
DOI:
https://doi.org/10.47918/jhts.v5i1.1291Kata Kunci:
Hair tonic, Cycling test, Ekstrak Daun Belimbing WuluhAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh Formula I, II dan III terhadapĀ kestabilitas fisik sedian Hair tonic.
Metode penelitian yang digunakan yaitu true eksprimental laboratory yang bertujun untuk melihat atau menentukan proporsi bahan aktif terbaik pada pembuatan sediaan hair tonicĀ dengan variasi konsentrasi ekstrak daun belimbing wuluh yaitu F1 (5%), F2 (10%) dan F3 (15%), dengan menggunakan parameter uji Stabilitas Fisik sediaan yang meliputi uji Organoleptik, homogenitas, pH, dan Viskositas.
Hasil penelitian stabilitas fisik menunjukan bahwa pada uji organoleptik F1, F2 dan F3 memiliki bentuk, aroma dan rasa yang sama dan terdapat perbedaan pada warna. Pada uji Homogenitas F1, F2 dan F3 memiliki homogenitas. Pada Uji pH sediaan hair tonic ekstrak daun belimbing wuluh pada F1 (5%) sebelum cycling test rata-rata 4,50 sedangkan sesudah cycling test rata-rata 4,57. F2 (10%) sebelum cycling test rata-rata 4,56 sedangkan sesudah cycling test rata-rata 4,82 sebelum cycling test rata-rata 5,97 sedangkan sesudah cycling test rata-rata 6,13. Pada nilai viskositas sebelum cycling test rata-rata 16183 sedangkan sesudah cycling test rata-rata 15133. F2 (10%) sebelum cycling test rata-rata 16533 sedangkan sesudah cycling test rata-rata 15433. F3 (15%) sebelum cycling test rata-rata 16866 sedangkan sesudah cycling test rata-rata 15666


