GAMBARAN PERILAKU MAHASISWA FARMASI UNIVERSITAS BINA MANDIRI GORONTALO TERKAIT PEREDARAN PRODUK KOSMETIK ILEGAL DI KOTA GORONTALO
DOI:
https://doi.org/10.47918/jhts.v5i1.1292Kata Kunci:
Pengetahuan, Sikap, Tindakan, Peredaran Kosmetika IlegalAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku mahasiswa farmasi Universitas Bina Mandiri Gorontalo terhadap penggunaan kosmetik ilegal yang beredar di Kota Gorontalo.
Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasinya adalah mahasiswi S1 Farmasi Universitas Bina Mandiri Gorontalo. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang disebarkan melalui Google form kepada populasi penelitian. Jumlah sampel sebanyak 124 orang yang mengisi google form yang dibagikan secara lengkap. Data kemudian dianalisis secara univariat dengan distribusi frekuensi dan persentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa farmasi Universitas Bina Mandiri Gorontalo berpengetahuan baik yaitu sebanyak 93 orang (75,00%). Sementara itu, mahasiswa dengan tingkat pengetahuan cukup sebanyak 24 orang (19,35%) dan pengetahuan kurang sebanyak 7 orang (5,65%). Pada variable sikap jumlah kategori baik yaitu sebanyak 61 orang (49,19%). Sementara itu, mahasiswa dengan sikap cukup sebanyak 26 orang (20,97%) dan sikap kurang sebanyak 37 orang (29,84%). Pada variabel Tindakan kategori baik yaitu sebanyak 107 orang (86,29%). Sementara itu, mahasiswa dengan tindakan cukup sebanyak 10 orang (8,06%) dan Tindakan kurang sebanyak 7 orang (5,65%)


