PENGARUH PEMBERIAN JUS ALPUKAT TERHADAP PENURUNAN DISMENORHEA PADA REMAJA PUTRI DI MTS NEGERI 1 BONE BOLANGO

  • MAGDALENA MARTHA TOMPONUH POLTEKKES GORONTALO
  • Husnul Khatima Adjaru
  • Rabia Zakaria
Keywords: : jjus alpukat, dismenorhea

Abstract

Pengaruh Pemberian Jus Alpukat Terhadap Penurunan Dismenorhea Pada Remaja Putri Di MTS Negeri 1 Bone Bolango, Pembimbing Utama Magdalena M Tompunuh, S.ST, M.Pd, Pembimbing Pendamping Rabia Zakaria, SKM, S.T.Keb., M.Kes.

                      Indonesia angka kejadian dismenore terdiri dari 54,89% dismenorhea primer dan 9,36% dismenore sekunder. Untuk remaja pubertas dengan angka kejadian dismenorhea berkisar antara 45% - 75%. Dimana ketidak hadiran di sekolah akibat dismenorhea berkisar antara 5% - 14% Sehingga dismenorhea merupakan penyebab utama absensi pada remaja putri.

            Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang pengaruh pemberian jus alpukat terhadap penurunan nyeri dismenorhea pada remaja di MTS Negeri 1 Bone Bolango.

            Metode penelitian yang digunakan adalah Pre eksperiment rancangan one group pretest postest  dengan Populasi 98 siswi dan Sampel 30 siswi dengan Teknik sampling menggunakan Purposive sampling serta Variabel bebasnya adalah jus alpukat dan Variabel terikat adalah dismenorhea.

            Hasil uji statistik paired sampel t test didapatkan nilai sig 0,000 < 0,005, dengan demikian Ha diterima dan H0 ditolak artinya ada pengaruh pemberian jus alpukat terhadap penurunan dismenorea.

Kesimpulan yaitu Pemberian jus alpukat terbukti dapat menurunkan skala nyeri haid (dismenorhea) pada remaja putri di MTS Negeri 1 Bone Bolango.

Published
2021-03-02