EFEKTIVITAS ABSENSI DIGITAL (FACE RECOGNITION) DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN PEGAWAI DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS II GORONTALO
DOI:
https://doi.org/10.47918/jimb.v14i2.2530Kata Kunci:
Efektivitas, Absensi Digital, Face Recognition, Kedisiplinan Pegawai, LPKA.Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi sistem absensi digital berbasis face recognition dalam meningkatkan kedisiplinan pegawai serta mengidentifikasi berbagai faktor penghambat yang memengaruhi optimalisasi sistem di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Gorontalo. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap lima informan kunci, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sesuai kerangka Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan absensi face recognition telah berjalan efektif yang ditunjukkan oleh empat indikator utama: (1) Transparansi, melalui pencatatan data yang terbuka dan sulit dimanipulasi; (2) Ketepatan waktu, melalui perekaman kehadiran secara real-time; (3) Keamanan, melalui verifikasi biometrik wajah yang menjamin keaslian data; dan (4) Efisiensi administratif, meskipun aspek integrasi sistem masih memerlukan pengembangan lebih lanjut. Namun, penelitian ini juga mengungkap beberapa kendala teknis yang masih terjadi, antara lain ketidakstabilan jaringan internet, latensi respon perangkat (hardware latency), insiden sistem yang macet (hang), pemadaman listrik, serta kegagalan pemindaian wajah akibat faktor pencahayaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun efektif secara fungsional, penguatan infrastruktur dan integrasi sistem SDM sangat diperlukan untuk mencapai keberlanjutan digitalisasi birokrasi di LPKA.



