PERAMALAN KEBUTUHAN TENAGA KERJA PADA LAUNDRY ALFATIR
DOI:
https://doi.org/10.47918/6ta54d40Kata Kunci:
peramalan tenaga kerja, perencanaan tenaga kerja, beban kerja, kebutuhan karyawan, jasa laundry.Abstrak
Perencanaan tenaga kerja penting untuk menjaga efisiensi operasional dan kualitas pelayanan pada usaha laundry, terutama ketika terjadi fluktuasi permintaan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan meramalkan kebutuhan tenaga kerja pada Laundry Alfatir berdasarkan beban kerja dan produktivitas karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pemilik laundry dan dua karyawan tetap, observasi langsung terhadap aktivitas operasional, serta dokumentasi berupa catatan operasional dan fasilitas kerja. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan validitas data diperkuat melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja laundry mengalami variasi yang cukup besar berdasarkan kondisi permintaan. Pada hari biasa, volume cucian mencapai sekitar 5 kg per hari, meningkat menjadi sekitar 30 kg pada akhir pekan, dan mencapai sekitar 50 kg pada periode permintaan puncak. Berdasarkan kapasitas rata-rata satu karyawan sebesar 15 kg per hari, kebutuhan tenaga kerja diperkirakan sebanyak satu orang pada hari biasa, dua orang pada akhir pekan, dan sekitar tiga hingga empat orang pada periode permintaan puncak. Hasil tersebut menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara kapasitas tenaga kerja yang tersedia dan beban kerja pada saat permintaan tinggi. Oleh karena itu, peramalan kebutuhan tenaga kerja dapat mendukung alokasi dan penjadwalan tenaga kerja secara lebih proaktif serta penggunaan tenaga kerja tambahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peramalan kebutuhan tenaga kerja berdasarkan beban kerja dapat meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi risiko keterlambatan pelayanan pada Laundry Alfatir.



