PENGARUH POLA ASUH MAKANAN DAN POLA ASUH KESEHATAN TERHADAP STATUS GIZIANAK BALITA DI KECAMATAN ATINGGOLA KABUPATEN GORONTALO UTARA

  • Sri Masyita Djailani Universitas Bina Mandiri Gorontalo
  • Yolan H. Dunggio Universitas Bina Mandiri Gorontalo
  • Arpin Universitas Bina Mandiri Gorontalo
Kata Kunci: pola asuh makan, pola asuh kesehatan, status gizi.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui pengaruh Pola Asuh Makanan dan Pola Asuh Kesehatan terhadap status gizi anak balita di Kecamatan Atinggola Kabupaten Gorontalo Utara.

Penelitian ini menggunakan observational analitik dengan pendekatan kuantitatif. Pada penelitian ini jumlah populasi yang di dapatkan di wilayah puskesmas Atinggola Kabupaten Gorontalo Utara berjumlah 118  balita dengan menggunakan rumus Slovin didapatkan jumlah sampel sebanyak 21 orang.

Hasil dari penelitian ini  menunjukkan  status gizi dengan kategori baik sebanyak 15 balita (71,4 %), buruk sebanyak 2 balita (9,5 %), pola asuh makan dengan kategori baik  sebanyak 12 orang (57,1 %) dan cukup sebanyak 9 orang (42,9%), pola asuh kesehatan dengan kategori baik  sebanyak 19 orang (90,4 %), cukup sebanyak 1 orang (4,8%) dan kurang sebanyak 1 orang (4,8%), status gizi balita dengan kategori baik  sebanyak 15 balita (71,4 %), gizi kurang sebanyak 3 balita (14,2 %) dan gizi buruk sebanyak 2 balita (9,5%). Hasil uji chis-quare diperoleh untuk variabel pola asuh makan nilai p = 0,023 dan untuk pola asuh kesehatan diperoleh nilai p = 0,02 kecil dari nilai α (0,05) sehingga dapat disimpulkan terdapat terdapat pengaruh pola asuh makan dan pola asuh kesehatan terhadap status gizi anak balita di Kecamatan Atinggola Kabupaten Gorontalo Utara Tahun 2022.

Referensi

[1] Adriani, M; Wirjatmadi, B. (2016) Peranan Gizi dalam Siklus Kehidupan. Jakarta. Prenadamedia Group
[2] Almatsier, S. (2014). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta : Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama.
[3] Bappenas. (2014). Agenda pembangunan pasca 2015 . Jakarta : Sekretariat MDGs Nasional.
[4] Depkes. (2012). Riset Kesehatan Dasar Tahun. Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan RI.
[5] Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara, (2019). “Profil Kesehatan Gorontalo Utara”. Dinkes: Gorontalo utara
[6] Harsono. (2015). Buku Ajar Neurologi Klinis (6th ed.). Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
[7] Hasrul, Hamzah dan Hafid. 2020. Pengaruh Pola Asuh Terhadap Status Gizi Anak. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Volume 9 nomor 2 Desember 2020.
[8] Hasdianah H.R, H. Sandu Siyoto, Yuly Peristyowati. (2014) Pemanfaatan Gizi, Diet dan Obesitas. Nuha Medika. Yogyakarta
[9] Indriyani,S. (2017,29 Oktober).Gizi buiruk dan pola asuh anak. Diakses 11 februari.
[10] Isman. 2019. Hubungan Pola Asuh Ibu dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 24-59 Bulan di Desa Kademangan Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Surade Kabupaten Sukabumi Tahun 2019. Skripsi. Fakultas Ilmu Kesehatan Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Bhakti Kencana.
[11] Munawaroh S (2015). Pola asuh mempengaruhi status gizi balita. Jurnal Keperawatan, 6 (1): 44-50.
[12] Nafratilawati, M. (2014). Hubungan Antara Pola Asuh Dan Kesulitan Makan Pada Anak Prasekolah Di TK Leyanan Kabupaten Semarang. http://perpusnwu.web.id/karyailmn ts/3569.pdf. Diakses (22 Okt2016).
[13] Nisa, F. Z. (2013). Pola asuh salah akibatkan gizi buruk. penyampaian dilakukan dalam menyongsong diselenggarakannya simposium internasional “wellness, healthy lifestyle and nutrition” (Skripsi, Universitas Gajah Madjah Mada). Diakses dari https://ugm.ac.id/id/berita/8461-pola-asuh- anak-salah-akibatkan-gizi-buruk.
[14] Notoatmodjo. (2011). Kesehatan Masyarakat : Ilmu dan Seni. Jakarta : Rineka Cipta.
[15] Oemar, R. (2015). Pola Asuh Dalam Kesehatan Anak Pada Ibu Buruh Pabrik di Depok. Jurnal penelitian. Program Studi Kesehatan Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju.
[16] Proverawati, A. (2017). Buku Ajar Gizi Untuk Kebidanan. Nuha Medika.
[17] Rakhmawati, I. (2015). Peran Keluarga Dalam Pengasuhan Anak. Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 06, 14.
[18] Siwi, Sinta Arianti. (2015). Hubungan antara pola asuh dengan status gizi pada balita usia 2-5 tahun. Karya tulis ilmiah strata satu. Universitas Muhammadiyah Surakarta.Soetjiningsih. Tumbuh kembang anak. Edisi 2. Jakarta: EGC, 2017.
[19] Sophia, A., Siti Madanijah. (2014). Pola Asuh Makan Ibu Serta Preferensi Dan Konsumsi Sayur Dan Buah Anak Usia Sekolah Di Bogor. Bogor: J. Gizi Pangan 9(3). ISSN 1978-1059.
[20] Suhardjo, 2016. Pangan Gizi dan pertanian.Jakarta : UI-Press.
[21] Sartika dan Yunita. 2019. Pengaruh Pola Asuh Ibu Terhadap Status Gizi Anak Usia 6-24 Bulan Keluarga Miskin Di Kelurahan Tegal Sari Mandala Iii Kecamatan Medan Denai Kota Medan Tahun 2019. Jurnal Keperawatan Flora Volume 12 nomor 2 tahun 2021.
[22] Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatig, dan R&D, penerbit Alfabeta,Bandung.
[23] Yusiana M. (2012). Pola Asuh Orang Tua Terhadap Tingkat Kreativitas Anak.http://download.portalgaruda.org/article.php?article=424689&val=278&title=POLAASUH%20MEMPENGARUHI%20STATUS%20GIZI%20BALITA%20mei 2017).
Diterbitkan
2025-12-24