PERAN GURU MENGINTERNALISASI NILAI KEJUJURAN DAN INTEGRITAS SISWA DI SLBN KAB. GORONTALO

Peran guru, nilai kejujuran, integritas siswa, SLBN Kabupaten Gorontalo.

Authors

  • moh juanda ef wadipalapa UNIVERSITAS BINA MANDIRI GORONTALO

DOI:

https://doi.org/10.47918/zkaj1g41

Keywords:

Values ​​of honesty, integrity, special education

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran guru sebagai living model dalam menginternalisasikan nilai kejujuran dan integritas melalui mekanisme hidden curriculum pada siswa hambatan intelektual (tunagrahita) di SLBN Kabupaten Gorontalo. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif desain studi kasus deskriptif, penelitian ini menggali perspektif dan pengalaman empiris pendidik secara alamiah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur bersama informan kunci dan observasi partisipatif pasif untuk mengamati interaksi harian di kelas. Analisis data dilakukan secara induktif melalui transkripsi lisan, pengodean, reduksi, dan kategorisasi, serta diuji keabsahannya menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi konsep moral abstrak bagi siswa tunagrahita tidak dapat bersandar pada instruksi verbal, melainkan menuntut pemenuhan komitmen nyata yang konsisten dari guru sebagai living model guna membangun kepercayaan siswa. Mekanisme hidden curriculum terbukti efektif menjadi media transmisi nilai di mana pendekatan persuasif yang mengapresiasi kejujuran saat terjadi pelanggaran minor terbukti mampu merangsang perilaku moral organik siswa dalam iklim kelas yang aman. Kendati demikian, proses ini menghadapi tantangan kognitif siswa yang memerlukan pengulangan instruksi konstan serta tantangan institusional berupa kesenjangan kompetensi di antara 34 guru dalam mengelola 111 siswa yang beragam. Disimpulkan bahwa keberhasilan pendidikan karakter di Sekolah Luar Biasa sangat bergantung pada integritas kolektif dan konsistensi perilaku para pendidik dibandingkan dokumen kurikulum tertulis. Implikasi institusionalnya menuntut adanya program pelatihan berkelanjutan bagi guru mengenai metodologi pengajaran karakter anak berkebutuhan khusus demi menjaga efektivitas pembelajaran.

References

Adillón, M. V, Bellón, E. M. E., Cantero, J. M. M., & Forgas, R. C. (2024). Academic integrity in pre-service teacher education: a review of the literature. Praxis Educativa, 19. https://doi.org/10.5212/PRAXEDUC.V.19.23273.026

Balakrishnan, S., & Forsyth, A. (2019). Qualitative methods. In The Routledge Handbook of International Planning Education (pp. 145–161). Taylor and Francis. https://doi.org/10.4324/9781315661063-13

Chen, Y., Xu, E., Zhou, Z., Dai, Y., & Li, X. (2024). Development and psychometric evaluation of the hidden curriculum assessment scale in nursing education: A validity and reliability study. Nurse Education in Practice, 78. https://doi.org/10.1016/j.nepr.2024.104012

de Faria-Schützer, D. B., Surita, F. G., Alves, V. L. P., Bastos, R. A., Campos, C. J. G., & Turato, E. R. (2021). Seven steps for qualitative treatment in health research: The clinical-qualitative content analysis. Ciencia e Saude Coletiva, 26(1), 265–274. https://doi.org/10.1590/1413-81232020261.07622019

Feuer, Z. S., & Makarov, D. V. (2024). Qualitative and mixed methods in urology. In Translational Urology: Handbook for Designing and Conducting Clinical and Translational Research (pp. 195–198). Elsevier. https://doi.org/10.1016/B978-0-323-90186-4.00083-3

Firouzbakht, M., Sharif-Nia, H., Nikpour, M., & Shirvani, Z. G. (2024). Hidden Curriculum Evaluation Scale in Nursing Education: Psychometrics properties of the Persian version. Teaching and Learning in Nursing, 19(1), e70–e76. https://doi.org/10.1016/j.teln.2023.09.006

Im, D., Pyo, J., Lee, H., Jung, H., & Ock, M. (2023). Qualitative Research in Healthcare: Data Analysis. Journal of Preventive Medicine and Public Health, 56(2), 100–110. https://doi.org/10.3961/jpmph.22.471

Öhman, A. (2005). Qualitative methodology for rehabilitation research. Journal of Rehabilitation Medicine, 37(5), 273–280. https://doi.org/10.1080/16501970510040056

Petty, N. J., Thomson, O. P., & Stew, G. (2012). Ready for a paradigm shift? Part 2: Introducing qualitative research methodologies and methods. Manual Therapy, 17(5), 378–384. https://doi.org/10.1016/j.math.2012.03.004

Racines, D. E. (2024). Qualitative Research. In Research Methods in Special Education (pp. 217–238). Taylor and Francis. https://doi.org/10.4324/9781003526315-12

Tahir, S. R. (2024). Reliability and validity of mixed methods research. In Design and Validation of Research Tools and Methodologies (pp. 167–175). IGI Global. https://doi.org/10.4018/979-8-3693-1135-6.ch008

Torrado, J. C., Gomez, J., & Montoro, G. (2020). Hands-On Experiences with Assistive Technologies for People with Intellectual Disabilities: Opportunities and Challenges. IEEE Access, 8, 106408–106424. https://doi.org/10.1109/ACCESS.2020.3000095

Wathani, D. H., & Johan, R. C. (2025). Exploring hidden curriculum discourses in learning outcomes studies: A bibliometric analysis. Curriculum Journal. https://doi.org/10.1002/curj.70019

Werner, J. M. (2022). Academic Integrity and Human Resource Development: Being and Doing. Human Resource Development Review, 21(2), 249–257. https://doi.org/10.1177/15344843221078505

Yazdani, S., Momeni, S., Afshar, L., & Abdolmaleki, M. (2019). A comprehensive model of hidden curriculum management in medical education. Journal of Advances in Medical Education and Professionalism, 7(3), 123–130. https://doi.org/10.30476/JAMP.2019.45010

Downloads

Published

2025-02-10

How to Cite

PERAN GURU MENGINTERNALISASI NILAI KEJUJURAN DAN INTEGRITAS SISWA DI SLBN KAB. GORONTALO: Peran guru, nilai kejujuran, integritas siswa, SLBN Kabupaten Gorontalo. (2025). Journal of Education and Culture (JEaC), 5(1), 16-23. https://doi.org/10.47918/zkaj1g41